PENINGKATKAN KOMPETENSI GURU MELALUI PENGUATAN KELOMPOK KERJA GURU BERBASIS LESSON STUDY
Produk Inovasi
I Gede Margunayasa
2018
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru sekolah dasar di Gugus I dan II Kecamatan Sukasada melalui kegiatan penguatan kelompok kerja guru berbasis lesson study. Desain penelitian ini adalah penelitian tindakan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan refleksi. Penelitian dilaksanakan di sekolah dasar Gugus I dan II Kecamatan Sukasada. Subjek penelitian adalah guru sekolah dasar yang mengajar IPA, IPS dan Matematika di Gugus I dan II Kecamatan Sukasada. Sedangkan objek penelitiannya adalah kompetensi guru dalam membuat RPP dan menerapkan RPP di dalam kelas. Untuk dapat mencapai tujuan penelitian, prosedur penelitian yang dilakukan dibagi menjadi 3 tahapan yaitu tahapan perencanaan lesson study meliputi workshop lesson study, penyusunan RPP, dan penilaian RPP. Tahapan kedua yaitu pelaksanaan lesson study oleh guru model, penilaian guru dalam menerapkan RPP di dalam kelas, dan analisis data. Tahapan ketiga yaitu refleksi kegiatan lesson study. Data kompetensi guru dalam membuat RPP dan menerapkan RPP di dalam kelas dikumpulkan dengan metode ceklis dan metode observasi. Sedangkan analisis data menggunakan analisis deskriptif dengan menentukan rata-rata kompetensi guru tiap siklus. Hasil penelitian menyatakan bahwa: 1) terjadi peningkatan kompetensi guru dalam membuat RPP sebesar 18,1% dari siklus 1 sebesar 65,7 (kategori cukup) ke siklus 2 sebesar 83,8 (kategori baik), 2) terjadi peningkatan kompetensi guru dalam menerapkan RPP di dalam kelas sebesar 13,8% dari siklus 1 sebesar 75,4 (kategori baik) ke siklus 2 sebesar 89,2 (kategori baik), dan 3) secara keseluruhan terjadi peningkatan kompetensi guru sebesar 15,9% dari siklus 1 sebesar 70,6 (kategori cukup) ke siklus 2 sebesar 86,5 (kategori baik). Dengan demikian, kegiatan penguatan kelompok kerja guru berbasis lesson study dapat meningkatkan kompetensi guru sekolah dasar di Gugus I dan II Kecamatan Sukasada.
Mind Mapping Metode Menulis Yang Paling Efektif
Produk Inovasi
Ni Made Rai Wisudariani, Ni Wayan Arini
2019
Ringkasan buku Mind Mapping Metode Menulis Yang Paling Efektif ini berisi ulasan singkat mengenai keterampilan menulis, metode peta pikiran, dan penelitian tindakan kelas. Adapun materi yang dibahas dalam buku ini terdiri dari beberapa bab, yaitu bab 1 membahas tentang keterampilan menulis, bab 2 membahas tentang metode peta pikiran, dan bab 3 membahas tentang penelitian tindakan kelas.
Instrumen Penelitian Disertasi: Tes Hasil Belajar IPA
Produk Inovasi
I Gede Margunayasa, Nyoman Dantes, A.A.I.N. Marhaeni, I Wayan Suastra
2018
Instrumen penelitian disertasi ini berupa tes hasil belajar IPA kelas V SD. Tes hasil belajar IPA ini dikembangkan mencakup dimensi kognitif meliputi mengingat (C1), memahami (C2), mengaplikasikan (C3), menganalisis (C4), dan mengevaluasi (C5), serta dimensi pengetahuan meliputi pengetahuan faktual (K1) dan pengetahuan konseptual (K2). Tes ini dibuat untuk mengukur ketercapaian kompetensi dasar "6.1 Mendeskripsikan sifat-sifat cahaya", "7.1 Mendeskripsikan proses pembentukan tanah karena pelapukan", dan "7.2 Mengidentifikasi jenis-jenis tanah". Tes ini terdiri dari 30 butir soal pilihan ganda.
Instrumen Penelitian Disertasi: Lembar Observasi Keterampilan Proses Sains
Produk Inovasi
I Gede Margunayasa, Nyoman Dantes, A.A.I.N. Marhaeni, I Wayan Suastra
2018
Keterampilan proses sains yang diukur dalam penelitian ini adalah keterampilan proses dasar. Untuk mengukur keterampilan tersebut dalam penelitian ini menggunakan enam aspek dari keterampilan proses sains dasar yang meliputi: (1) keterampilan mengamati, yaitu keterampilan menggunakan indera secara optimal dalam rangka memperoleh informasi secara optimal. (2) Keterampilan mengklasifikasikan, yaitu keterampilan mengolongkan benda atau kejadian berdasarkan kriteria tertentu. (3) Keterampilan mengukur, yaitu keterampilan memilih dan menggunakan alat ukur yang benar untuk mendapatkan ukuran yang tepat. (4) Keterampilan memprediksi, yaitu keterampilan membuat ramalan atau perkiraan kejadian yang akan datang berdasarkan suatu kejadian yang telah diketahui. (5) Keterampilan menyimpulkan, yaitu keterampilan membuat simpulan dari data-data hasil pengamatan. (6) keterampilan mengkomunikasikan, yaitu keterampilan menyampaikan proses dan hasil pengamatan dalam bentuk kata-kata, grafik, bagan, maupun tabel, secara lisan atau tertulis. Instrumen ini telah diuji judges dan uji empirik.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF TERHADAP HASIL BELAJAR IPA DAN KETERAMPILAN PROSES SAINS DENGAN MENGONTROL MOTIVASI BERPRESTASI SISWA KELAS V SD DI KOTA SINGARAJA
Produk Inovasi
I Gede Margunayasa, Nyoman Dantes, A.A.I.N. Marhaeni, I Wayan Suastra
2018
Disertasi yang ditulis untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan untuk Mendapatkan Gelar Doktor PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA TAHUN 2018. Penelitian disertasi ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh interaksi antara model pembelajaran inkuiri terbimbing dan gaya kognitif terhadap hasil belajar IPA dan keterampilan proses sains siswa dengan mengontrol motivasi berprestasi siswa. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan rancangan faktorial 2×2. Penelitian dilakukan pada siswa kelas V SD Negeri di kota Singaraja dengan populasi berjumlah 43 SD Negeri. Pemilihan sampel menggunakan multi stage random sampling sehingga terpilih 4 SD untuk kelompok eksperimen (n= 60) dan 4 SD untuk kelompok kontrol (n = 63). Kelompok eksperimen menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing dan kelompok kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu: tes hasil belajar IPA, kuesioner motivasi berprestasi, tes gaya kognitif MFFT, dan lembar observasi keterampilan proses sains. MFFT digunakan untuk menentukan jenis gaya kognitif siswa, reflektif atau impulsif pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Pengujian hipotesis penelitian dilakukan dengan Manacova dua jalur. Hasil pengujian hipotesis penelitian menyatakan bahwa: 1) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA dan keterampilan proses sains antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing dan siswa yang belajar dengan pembelajaran konvensional, setelah mengontrol motivasi berprestasi siswa, 2) terdapat pengaruh interaksi yang signifikan antara model pembelajaran inkuiri terbimbing dan gaya kognitif terhadap hasil belajar IPA dan keterampilan proses sains, setelah mengontrol motivasi berprestasi siswa, 3) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA dan keterampilan proses sains antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing dan siswa yang belajar dengan pembelajaran konvensional, setelah mengontrol motivasi berprestasi pada siswa yang memiliki gaya kognitif reflektif, dan 4) tidak terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA dan keterampilan proses sains antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing dan siswa yang belajar dengan pembelajaran konvensional, setelah mengontrol motivasi berprestasi pada siswa yang memiliki gaya kognitif impulsif.
MODEL PEMBELAJARAN TRIKAYA PARISUDHA
Produk Inovasi
I Gede Astawan, I Gusti Putu Suryadarma, Suwarjo, Desak Putu Parmiti
2018
Nomor dan tanggal permohonan : EC00201822564, 30 Juli 2018
Konsep Dasar IPA Aspek Biologi
Produk Inovasi
I Gusti Ayu Tri Agustiana
2018
Buku Konsep Dasar IPA Aspek Biologi merupakan awal dari pengajaran Konsep Dasar IPA II. Alasan buku ini dibuat dalam dua jilid ialah luasnya cakupan materi dalam pembelajaran IPA sehingga bentuk bukunya tidak terlalu tebal bagi kalangan mahasiswa. Buku ini memiliki titik orientasi pada penguatan IPA dari kajian konsepkonsep dasar biologi yang merupakan satu kesatuan utuh dalam pembelajaran IPA. Dari segi isi dan pemaparan, buku Konsep Dasar IPA Aspek Biologi ini lebih memberikan contoh-contoh kontekstual yang merupakan pengalaman mahasiswa sehari-hari. Selain itu, buku ini dilengkapi dengan lembar kerja mahasiswa dan latihan soalsoal sebagai perangsang penanaman konsep bagi mahasiswa serta memudahkan dosen dalam pengelolaan pembelajarannya di ruang kuliah. Kelebihan lain buku ini ialah dimuatnya salah satu model penerapan mitigasi bencana dalam pembelajaran IPA. Keberadaan model mitigasi bencana menyebabkan buku ini berbeda dari buku-buku sejenis yang beredar di pasaran.
Konsep Dasar IPA Aspek Fisika dan Kimia
Produk Inovasi
I Nyoman Tika, I Gusti Ayu Tri Agustiana
2018
Buku Konsep Dasar IPA II, merupakan buku lanjutan dari pengajaran Konsep Dasar IPA I. Alasan dibuat dalam dua jilid buku ialah, karena luasnya cakupan materi dalam pembelajaran IPA, sehingga bentuk bukunya tidak terlalu tebal bagi kalangan mahasiswa. Buku ini, memiliki titik orientasi pada penguatan IPA dari kajian konsep-konsep dasar fisika dan kimia, yang merupakan satu kesatuan utuh dalam pembelajaran IPA. Dari segi isi dan pemaparan buku Konsep Dasar IPA II ini lebih memberikan contoh-contoh kontekstual, yang merupakan pengalaman mahasiswa sehari-hari, selain dilengkapi dengan lembar kerja mahasiswa dan latihan soal-soal, sebagai perangsang penanaman konsep bagi mahasiswa, serta memudahkan guru dalam pengelolaan pembelajarannya di ruang kuliah. Kelebihan lain dari buku ini adalah dimuatnya salah satu model penerapan domain sosial dalam pembelajaran IPA. Keberadaan model ini, menyebabkan buku ini berbeda dengan buku-buku sejenis yang beredar di pasaran.
MODEL PEMBELAJARAN TRIKAYA PARISUDHA
Produk Inovasi
I Gede Astawan, I Gusti Putu Suryadarma, Suwarjo, Desak Putu Parmiti
2018
Buku Teori & Aplikasi Model Pembelajaran Trikaya Parisudha di Sekolah Dasar ini merupakan produk disertasi hasil dari penelitian dan pengembangan yang dilakukan melalui analisis kebutuhan, perancangan (desain), validasi dan uji coba lapangan menurut Borg & Gall (2003). Analisis kebutuhan terhadap pembelajaran yang dilakukan selama ini oleh guru-guru SD. Desain model dilakukan dengan mengacu kepada model pembelajaran menurut Joyce, et al. (2016). Validasi model dilakukan oleh praktisi (guru) dan ahli (dosen). Uji coba lapangan dilakukan untuk mendapatkan keefektifan model menggunakan praeksperimen dan kuasi eksperimen.
Panduan Implementasi Model Pembelajaran Trikaya Parisudha di Sekolah Dasar
Produk Inovasi
I Gede Astawan, I Gusti Putu Suryadarma, Suwarjo, Desak Putu Parmiti
2018
Buku paduan guru ini disusun mengacu pada kompetensi inti dan kompetensi dasar Kurikulum 2013 untuk melengkapi model pembelajaran trikaya parisudha yang menjadi pegangan guru. Buku ini dibuat berdasarkan prinsip berpikir global dan bertindak lokal. Buku ini memiliki keunikan tersendiri, di mana materi dikembangkan dengan mengintegrasikan kearifan lokal masyarakat Bali. Di samping itu, pendekatan saintifik diintegrasikan dengan kegiatan yang dilakukan berlandaskan Trikaya Parisudha (Manacika, Wacika, dan Kayika) yang mampu mencakup ketiga dimensi kompetensi belajar, yaitu sikap, pengetahuan, dan keterampilan.
IPA Bermuatan Kearifan Lokal untuk Kelas IV SD
Produk Inovasi
I Gede Astawan, I Gusti Putu Suryadarma, Suwarjo, Desak Putu Parmiti
2018
Buku ini merupakan salah satu produk disertasi hasil penelitian dan pengembangan. Buku ini disusun mengacu pada kompetensi inti dan kompetensi dasar Kurikulum 2013. Materi pada buku ini dibuat berdasarkan prinsip berpikir global dan bertindak lokal. Buku ini memiliki keunikan tersendiri, di mana materi dikembangkan dengan mengintegrasikan kearifan lokal masyarakat Bali. Di samping itu, pendekatan saintifik diintegrasikan dengan kegiatan yang dilakukan berlandaskan Trikaya Parisudha (Manacika, Wacika, dan Kayika) yang mampu mencakup ketiga dimensi kompetensi belajar, yaitu sikap, pengetahuan, dan keterampilan.
PENGEMBANGAN RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) BERBASIS MODEL SFAE UNTUK PENINGKATAN KOMUNIKASI DAN SIMULASI MATEMATIKA PADA MAHASISWA PGSD FIP UNDIKSHA
Produk Inovasi
I Made Suarjana
2018
Artikel penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui rancang bangun RPS model SFAE mata kuliah Pendidikan Matematika II dalam rangka meningkatkan kemampuan komunikasi dan simulasi matematika mahasiswa, dan (2) mengetahui kemampuan komunikasi dan simulasi matematika mahasiswa setelah diterapkan RPS model SFAE mata kuliah Pendidikan Matematika II dalam perkuliahan. Penelitian ini dilaksanakan pada mahasiswa semester IV kelas C dan D PGSD FIP Undiksha. Rencana pengembangan penelitian ini mengacu pada skema mengenai tahapan-tahapan pelaksanaan evaluasi model analysis, design, development, implementation, dan evaluation (ADDIE). Penelitian ini dilakukan di Jurusan PGSD FIP Undiksha. Pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan tes. Untuk menilai rancang bangun RPS model SFAE Pendidikan Matematika II, analisis data dilakukan dengan deskriptif-kualitatif. Hasil uji rancangbangun atau sistematika silabus, RPS, dan kontrak kuliah Rancangan Perangkat Pembelajaran berbasis SFAE, ternyata memperoleh skor 80 atau berada pada kategori baik. Dengan skor 80 rancangan perangkat pembelajaran yang disusun perlu adanya perbaikan atau revisi seperlunya beberapa komponen. Berdasarkan penilaian ahli kepraktisan perangkat pembelajaran ternyata memperoleh skor 85 atau kategori baik. Penerapan pembelajaran berbasis SFAE dilakukan setelah mahasiswa mengikuti tes tengah semester (TTS). Hasil tes sebelum penerapan perangkat pembelajaran berbasis SFAE rata-rata 77.20 Setelah diterapkan perangkat pembelajaran berbasis SFAE maka dilakukan tes akhir semester (TAS) diperoleh hasil rata-rata 88.41. Hasil TTS dan TAS menunjukkan adanya peningkatan dari sebelum penerapan perangkat berbasis SFAE dengan setelah penerapan perngkat berbasis SFAE. Hasil komunikasi dan simulasi matematika mahasiswa memperoleh rata-rata 79.32.
Pendidikan Bahasa Indonesia di Kelas Tinggi Sekolah Dasar
Produk Inovasi
Ni Wayan Arini, I Ketut Dibia, I Ketut Adnyana Putra, Ni Ketut Desia Tristiantari
2018
Buku ajar ini disusun sebagai pedoman dan bahan ajar bagi mahasiswa Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Pendidikan Ganesha, khususnya yang sedang memprogram Mata Kuliah Pendidikan Bahasa Indonesia di Kelas Tinggi.
Desain Pesan: Kajian Analitis Dari Desain Visual (Teks
Dan Image)
Produk Inovasi
I Komang Sudarma, I Made Tegeh, Dewa Gede Agus Putra Prabawa
2018
Buku ini mengkaji tentang desain pesan yang menguraikan teks dan image
Menguak Tabir Fisika dibalik Kesenian Khas Indonesia
Produk Inovasi
Putu Nanci Riastini, Syarifah Rahmiza Muzana, Jumadi
2019
Buku ini dibuat sebagai salah satu bahan bacaan yang mengaitkan antara materi IPA (Fisika) dan kesenian khas yang ada di Indonesia. Kesenian yang dimaksud adalah kesenian membatik, kesenian dangdut, kesenian tarian daerah, dan kesenian wayang. Buku yang dibuat telah disesuaikan dengan konsep-konsep Fisika yang berkaitan dengan jenis kesenian tersebut, seperti kinematika, cahaya dan optik, listrik, dan bunyi.
Website e-Bahari
Produk Inovasi
Gede Rasben Dantes, I Ketut Agus Juliandana, I Ketut Resika Artana, Putu Hendra Suputra, Komang Sudarma
2017
Produk ini berupa website tentang bahari
Model Pembelajaran OPPEMEI
Produk Inovasi
I Gusti Ayu Tri Agustiana, S.Pd.,M.Pd, Prof. Dr. Rudiana Agustini, M.Pd, Prof. Dr. Muslimin Ibrahim, M.Pd
2019
Tantangan dalam pembelajaran abad 21 adalah menumbuhkan kemampuan berpikir kritis, dan pemecahan masalah (Critical Thinking and Problem Solving), kreativitas dan inovasi (creativity and Innovation), komunikasi (Communication) dan kolaborasi). Untuk mencapai kemampuan itu, berbagai upaya telah ditepuh untuk meningkatkan berpikir kreatif dalam pembelajaran IPA dengan model OPPEMEI. Buku ini membantu mahasiswa, dosen, Guru, peneliti dan masyarakat dalam menumbuhkan keterampilan berpikir kreatif peserta didik. Model OPPEMEI yang memiliki 7 fase meliputi: (1) orientasi, (2) penggalian ide kreatif, (3) penyelidikan (investigasi), (4) elaborasi, (5) menyajikan hasil karya, (6) evaluasi, dan (7) implementasi. Penggunaan model ini berangkat dari teori motivasi kognisi, teori ini percaya bahwa individu terdorong untuk melaksanakan tindakan dari pemikirannya. Buku ini diterbitkan oleh Undiksha Press Tahun 2019.
DASAR-DASAR FOTOGRAFI
Produk Inovasi
Komang Sudarma
2019
Buku ini menjelaskan tentang dasar-dasar fotografi
Keterampilan Dasar Mengajar
Produk Inovasi
I Gede Margunayasa, I Made Citra Wibawa, Ni Wayan Rati, Ni Ketut Desia Tristiantari
2019
Buku ini mencoba menyajikan hal-hal yang berkaitan dengan keterampilan dasar mengajar yang harus dikuasi oleh calon guru. Pada bagian awal buku akan disajikan perkembangan dan pertumbuhan anak, bagaimana ciri-ciri anak SD. Selain perkembangan anak SD diawal juga dijabarkan tentang kompetensi guru serta kode etik guru. Materi itu disajikan terlebih dulu bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada calon guru alasan kenapa kita harus belajar dan berlatih keterampilan dasar. Dengan mengetahui perkembangan anak kita mampu untuk merancang sebuah pembelajaran yang sesuai dengan perkembangan anak yang akan kita belajarkan. Pada bagian akhir diberikan contoh RPP yang nantinya bisa digunakan contoh oleh calon guru dalam merancang proses pembelajran mikro.
Media pembelajaran
Produk Inovasi
I Made Tegeh
2018
Buku ini menjelaskan tentang media pembelajaran
Pengembangan Desa Sudaji sebagai Kawasan Agro Edu Tourism melalui Program KKN-PPM
Produk Inovasi
I Gede Margunayasa, Ni Putu Sri Ratna Dewi, Ni Nyoman Yulianthini
2019
Program KKN-PPM Desa Sudaji bertujuan untuk meningkatkan hasil pertanian, pengetahuan dan keterampilan, serta tingkat kesejahteraan petani melalui pembinaan dan pemberdayaan masyarakat tani dalam mengembangkan pembibitan tanaman buah lokal khas Bali sebagai kawasan agro edu tourism di kawasan Desa Sudaji Kecamatan Sawan. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan pelaksanaan program adalah sosialisasi, pelatihan, dan bimbingan teknis tentang pengembangan kualitas pembibitan buah lokal khas Bali, melakukan pembimbingan teknis dalam mensertifikasi bibit dan pendampingan pemasaran, serta memberdayakan petani pembibitan dalam mewujudkan kawasan agro edu tourism. Ada lima program KKN yang dilaksanakan di Desa Sudaji yaitu 1) Pengembangan pembibitan, 2) Pelatihan dan Pendampingan Pengelolan Website Desa, 3) Ekstrakurikulir Pembibitan, 4) Pemberdayaan Mayarakat mewujudkan Agro Edu Tourism di Desa Sudaji. Program KKN PPM Desa Sudaji dimulai dari tanggal 5 Juli 2018 sampai dengan tanggal 10 Agustus 2018. Semua program KKN PPM dapat dilaksanakan dengan baik dan sesuai rencana, sehingga hasilnya dapat dirasakan oleh warga Desa Sudaji, khususnya petani bibit buah lokal khas Bali di Desa Sudaji.
Integrating The Values Of Local Wisdom Into The
Learning Model: Building Positive Student Character
Produk Inovasi
Ni Nyoman Parwati, I Made Mariawan, I Made Tegeh
2018
Karya inovasi ini adalah book chapter tentang Integrating The Values Of Local Wisdom Into The Learning Model: Building Positive Student Character
Sistem Adaptive ELearning Berorientasi Triple Characteristic
Model
Produk Inovasi
Ketut Agustini, I Made Tegeh, Gusti Nyoman Pardomuan
2018
Produk inovasi ini menguraiakan tentang Sistem Adaptive ELearning Berorientasi Triple Characteristic Model
METODE PENELITIAN PENGEMBANGAN
Produk Inovasi
I Made Tegeh, I Nyoman Jampel
2018
Inovasi ini terkait metode penelitian pengembangan